Translate

Senin, 01 Oktober 2012

Fenomena Interaksi Sosial di Lingkungan Sekitar



“Fenomena Interaksi Sosial di Lingkungan Sekitar”
Oleh:
(Ambrosius Dean Perwira/A1B012011)
Apa itu Interaksi Sosial? Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang-perorangan dengan kelompok manusia. Apabila dua orang bertemu, interaksi sosial dimulai pada saat itu. Interaksi sosial tersebut dapat berupa kerja sama (Cooperation), persaingan (Competition), dan bahkan dapat juga berbentuk pertentangan atau pertikaian (Confilct). Suatu pertikaian mungkin mendapatkan suatu penyelesaian. Mungkin juga penyelesaiaan tersebut hanya akan dapat diterima untuk sementara waktu, yang dinamakan akomodasi (Accomodation).

 Interaksi sosial  antara kelompok-kelompok manusia terjadi pula di Lingkungan sekitar kita. Interaksi tersebut lebih mencolok ketika terjadi perbenturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok. Misalnya, di kalangan Suku Sasak di Lombok, berlaku suatu tradisi yang telah mendarah daging atau turun menurun bahwa dalam perkawinan (Merariq), setelah laki-laki “mencuri” wanita yang akan dijadikan istri, pihak laki-laki akan datang ke pihak perempuan untuk memberitahukan bahwa si wanita telah dicuri, setelah itu pihak laki-laki dan perempuan membicarakan (tawar-menawar) mengenai besarnya seserahan (mas kawin) yang harus diserahkan pihak laki-laki kepada pihak perempuan, proses ini dinamakan Sejati-Selabar. Setelah itu, dilakukanlah resepsi (begawean) di pihak laki-laki, kemudian dilakukanlah tradisi Nyongkolan yang di dalamnya terdapat acara adat Sorong Serah Aji Kerame di pihak mempelai wanita. Setelah semua proses itu dilakukan, maka selesai atau berakhirlah acara perkawinan dalam tradisi adat Suku Sasak.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar